Optimisme VinFast Terhadap Pertumbuhan Pasar Mobil Listrik Nasional Di Tahun 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 12:08:10 WIB
Optimisme VinFast Terhadap Pertumbuhan Pasar Mobil Listrik Nasional Di Tahun 2026

JAKARTA - Produsen otomotif VinFast menyatakan keyakinannya bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia akan tetap tumbuh positif meski terdapat dinamika perubahan kebijakan insentif.

CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto mengungkapkan bahwa segmen kendaraan listrik berbasis baterai diprediksi akan terus mengalami peningkatan sepanjang tahun dua ribu dua puluh enam ini.

Berdasarkan data terbaru pada Minggu 8 Februari 2026 meskipun laju pertumbuhan mungkin tidak seagresif tahun sebelumnya namun minat masyarakat terhadap ekosistem kendaraan ramah lingkungan tetap tinggi.

Penjualan kendaraan listrik pada tahun dua ribu dua puluh lima mencatatkan lonjakan yang sangat luar biasa hingga mencapai angka seratus empat puluh satu persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Capaian tersebut dinilai menjadi fondasi yang sangat kuat bagi keberlanjutan industri otomotif masa depan karena kesadaran masyarakat akan pentingnya efisiensi energi mulai terbentuk secara luas.

VinFast memandang bahwa penyesuaian insentif dari pemerintah merupakan bagian dari fase pendewasaan pasar yang harus dilalui oleh seluruh pelaku industri kendaraan listrik di tanah air saat ini.

Strategi Transisi Menuju Produksi Lokal Di Subang

Guna mengantisipasi berakhirnya fasilitas pembebasan bea masuk impor secara bertahap VinFast kini mulai mempercepat persiapan fasilitas manufaktur mereka yang berlokasi di wilayah Subang, Jawa Barat.

Kariyanto menjelaskan bahwa transisi dari unit impor menuju unit yang diproduksi di dalam negeri menjadi kunci utama agar harga jual kendaraan tetap kompetitif bagi konsumen Indonesia.

Langkah ini juga merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memenuhi ketentuan pemerintah terkait tingkat komponen dalam negeri serta mendukung penguatan struktur industri otomotif nasional secara jangka panjang.

Inovasi Skema Baterai Sebagai Solusi Harga Kompetitif

Salah satu instrumen yang digunakan VinFast untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah perubahan kebijakan pajak adalah melalui penerapan skema berlangganan baterai yang sangat inovatif.

Dengan memisahkan biaya baterai dari harga jual unit mobil konsumen dapat memiliki kendaraan listrik dengan biaya awal yang jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan model konvensional lainnya.

Perusahaan berupaya agar skema ini tetap stabil dan kompetitif sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap potensi kenaikan harga yang signifikan akibat penghapusan beberapa jenis insentif pemerintah.

Pentingnya Kejelasan Regulasi Bagi Psikologis Konsumen

VinFast mengharapkan adanya kepastian mengenai detail regulasi insentif terbaru agar calon pembeli tidak terjebak dalam sikap menunggu atau ragu-ragu saat ingin beralih ke mobil listrik.

Kejelasan aturan mengenai Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah sangat dinantikan oleh para pelaku usaha untuk memberikan rasa aman serta kepastian harga bagi para pelanggan setia mereka.

Dukungan regulasi yang konsisten diyakini akan menjaga momentum positif yang telah terbangun selama setahun terakhir sehingga target net zero emission dapat tercapai sesuai dengan jadwal nasional.

Pengembangan Ekosistem Dan Layanan Purna Jual

Di luar faktor harga VinFast juga terus memperluas jaringan pengisian daya serta memperkuat layanan purna jual guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap keandalan produk kendaraan listrik asal Vietnam ini.

Fokus pada pengalaman pelanggan mulai dari kemudahan pengisian baterai hingga jaminan nilai jual kembali menjadi prioritas strategis perusahaan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar otomotif.

Melalui pendekatan yang komprehensif ini VinFast optimis dapat terus berkontribusi dalam mentransformasi wajah transportasi Indonesia menjadi lebih modern, bersih, dan juga hemat energi bagi generasi yang akan datang.

Terkini