Pemkot Kupang Dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi Layanan Rupiah Literasi Ramadhan

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:01:58 WIB
Pemkot Kupang Dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi Layanan Rupiah Literasi Ramadhan

JAKARTA - Pemerintah Kota Kupang bersama Bank Indonesia berkomitmen memperkuat kerja sama strategis dalam penyediaan layanan uang rupiah.

Sinergi ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan uang tunai masyarakat terpenuhi dengan baik menjelang momen bulan Ramadhan.

Kolaborasi tersebut merupakan langkah antisipatif pemerintah daerah dalam menghadapi lonjakan aktivitas transaksi ekonomi warga di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Pertemuan koordinasi ini juga berfokus pada peningkatan pemahaman masyarakat melalui program edukasi literasi keuangan yang lebih komprehensif.

Pihak Bank Indonesia menekankan pentingnya kampanye Cinta Bangga Paham Rupiah agar warga lebih menghargai mata uang nasional kita sendiri.

Keputusan kerja sama lintas instansi ini secara resmi disepakati pada hari Kamis 12 Februari 2026 sebagai bagian persiapan hari besar.

Penyediaan Layanan Penukaran Uang Terpadu Di Berbagai Titik Kota

Bank Indonesia telah menyiapkan skema layanan penukaran uang pecahan kecil yang akan disebar di berbagai lokasi strategis wilayah Kupang.

Pemkot Kupang memberikan dukungan penuh dengan memfasilitasi tempat umum yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat luas di sana.

Langkah ini diambil guna meminimalisir peredaran uang yang tidak layak edar serta mencegah potensi munculnya jasa penukaran uang ilegal.

Distribusi uang tunai akan dipantau secara ketat agar tidak terjadi kelangkaan stok di mesin anjungan tunai mandiri selama libur panjang.

Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat melakukan penukaran uang secara bijak sesuai dengan kebutuhan riil mereka masing-masing untuk merayakan Idul Fitri.

Layanan ini diprediksi akan mengalami puncak keramaian pada minggu kedua bulan puasa seiring dengan meningkatnya kebutuhan belanja kebutuhan pokok warga.

Edukasi Literasi Keuangan Dan Sosialisasi Penggunaan Transaksi Digital Modern

Selain penyediaan fisik uang tunai pemerintah juga gencar melakukan sosialisasi mengenai penggunaan sistem pembayaran digital yang lebih praktis.

Masyarakat didorong untuk mulai memanfaatkan layanan transaksi non-tunai guna mengurangi risiko kehilangan serta mempermudah pencatatan keuangan pribadi harian mereka.

Program literasi ini menyasar para pedagang pasar tradisional serta pelaku usaha kecil agar mereka lebih akrab dengan teknologi finansial.

Sinergi ini juga mencakup edukasi mengenai cara mendeteksi keaslian uang rupiah untuk menghindari kerugian akibat peredaran uang palsu di pasar.

Bank Indonesia secara rutin memberikan pelatihan kepada para aparat pemerintah daerah agar dapat membantu memberikan pemahaman kepada warga sekitar.

Keamanan dalam bertransaksi menjadi prioritas utama yang selalu ditekankan oleh otoritas moneter dalam setiap kesempatan pertemuan dengan pihak publik.

Stabilitas Harga Pangan Dan Pengawasan Stok Kebutuhan Pokok Masyarakat

Kerja sama antara Pemkot Kupang dan Bank Indonesia juga merambah pada sektor pengawasan stabilitas harga bahan pokok di pasar.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah akan melakukan pemantauan harga secara rutin guna memastikan tidak ada spekulan yang bermain dengan stok barang.

Ketersediaan uang rupiah yang cukup harus dibarengi dengan stabilitas harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga dengan sangat baik.

Operasi pasar murah rencananya akan digelar di beberapa titik untuk membantu masyarakat mendapatkan komoditas pangan dengan harga yang sangat terjangkau.

Dukungan data dari Bank Indonesia mengenai tren inflasi menjadi basis pengambilan kebijakan bagi pemerintah kota dalam intervensi pasar nanti.

Koordinasi yang solid antara kedua lembaga ini diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadhan yang aman nyaman serta penuh keberkahan ekonomi.

Komitmen Jangka Panjang Penguatan Ekonomi Daerah Melalui Kolaborasi Strategis

Pemerintah Kota Kupang mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh perwakilan Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.

Sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada momen Ramadhan saja namun terus berlanjut dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi lainnya.

Transformasi digital ekonomi di wilayah timur Indonesia memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai hasil yang maksimal nyata.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam melakukan transaksi keuangan baik secara tunai maupun secara daring melalui aplikasi.

Pemerintah akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik demi menjamin kesejahteraan dan kemudahan bagi warga kota dalam menjalankan ibadah mereka.

Dengan persiapan yang matang ini diharapkan aktivitas ekonomi di Kota Kupang dapat berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti.

Terkini