WVI Dan PTFI Gelar Pelatihan Kapasitas Kader Posyandu Di Wilayah Pesisir Mimika

Jumat, 27 Februari 2026 | 16:01:28 WIB
WVI Dan PTFI Gelar Pelatihan Kapasitas Kader Posyandu Di Wilayah Pesisir Mimika

JAKARTA - Sinergi antara Wahana Visi Indonesia dan PT Freeport Indonesia dalam meningkatkan kemampuan teknis kader posyandu di daerah pesisir guna mendukung kesehatan ibu dan anak.

Upaya kolaboratif ini diwujudkan melalui serangkaian pelatihan intensif yang ditujukan bagi para kader kesehatan di wilayah pesisir Kabupaten Mimika yang sangat membutuhkan pendampingan teknis.

Berdasarkan laporan pelaksanaan kegiatan pada Jumat 27 Februari 2026 program ini bertujuan untuk memperkuat fungsi posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat lokal.

Pihak penyelenggara menekankan bahwa kader memiliki peran vital dalam mendeteksi dini masalah gizi serta memberikan edukasi kesehatan yang tepat bagi para ibu di lingkungan pedesaan tersebut.

Komitmen Pemberdayaan Kesehatan Di Wilayah Pesisir Mimika

Program pelatihan ini mencakup berbagai materi teknis mulai dari tata cara penimbangan yang akurat hingga pengisian buku kesehatan ibu dan anak secara sistematis dan rapi.

Wahana Visi Indonesia bersama PTFI memandang bahwa kapasitas kader yang mumpuni akan berdampak langsung pada penurunan angka stunting serta peningkatan kualitas hidup generasi masa depan Papua.

Masyarakat di wilayah pesisir seringkali memiliki keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan terkini sehingga kehadiran kader yang terlatih menjadi solusi praktis yang sangat efektif sekali.

Selama kegiatan berlangsung para peserta diajak untuk mempraktikkan langsung penggunaan alat antropometri sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan oleh kementerian kesehatan secara resmi.

Sinergi Swasta Dan Lembaga Sosial Untuk Kesejahteraan Rakyat

Keterlibatan PT Freeport Indonesia dalam inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pengembangan masyarakat yang berkelanjutan guna memastikan manfaat ekonomi tambang menyentuh aspek kesehatan dasar warga.

Pihak perusahaan berharap bahwa melalui penguatan kapasitas ini kemandirian masyarakat dalam mengelola kesehatan lingkungan serta keluarga dapat tumbuh dengan lebih optimal dan sangat stabil ke depannya.

Wahana Visi Indonesia sebagai mitra pelaksana memberikan pendampingan secara konsisten agar kurikulum pelatihan yang diberikan selaras dengan kebutuhan nyata yang dihadapi oleh para kader di lapangan.

Pelatihan yang dilaksanakan pada Jumat 27 Februari 2026 ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kampung di pesisir yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam meningkatkan pengetahuan medis dasar.

Materi Edukasi Dan Praktik Lapangan Bagi Kader Posyandu

Selain aspek teknis medis para kader juga dibekali dengan kemampuan komunikasi persuasif agar mampu mengajak para ibu untuk rutin membawa balita mereka ke posyandu setiap bulannya.

Edukasi mengenai pemberian makanan tambahan yang berbasis pada sumber daya alam lokal juga menjadi salah satu fokus materi yang diberikan oleh para fasilitator profesional dalam kegiatan ini.

Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak bergantung pada produk instan namun mampu memanfaatkan potensi protein dari hasil laut serta pertanian lokal yang melimpah di wilayah pesisir Mimika.

Para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa pesan-pesan kesehatan dengan cara yang mudah dimengerti serta sesuai dengan kearifan lokal budaya masyarakat setempat yang ada saat ini.

Dampak Jangka Panjang Penguatan Posyandu Bagi Masyarakat Lokal

Dengan kader yang lebih cakap proses pemantauan tumbuh kembang anak dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat tanpa harus selalu menunggu kedatangan tenaga medis dari pusat kota yang jauh.

Keberhasilan program ini akan diukur melalui peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan posyandu serta perbaikan status gizi anak-anak di wilayah pesisir yang menjadi fokus utama dari kolaborasi ini.

Pemerintah daerah melalui dinas kesehatan memberikan apresiasi yang besar terhadap inisiatif pihak swasta dan lembaga sosial yang telah membantu meringankan beban tugas pelayanan kesehatan di pelosok daerah.

Informasi mengenai pelatihan kader posyandu ini disampaikan pada Jumat 27 Februari 2026 sebagai bagian dari laporan kemajuan sosial di wilayah operasional perusahaan tambang di provinsi Papua Tengah tersebut.

Harapan Keberlanjutan Program Kesehatan Berbasis Komunitas

Wahana Visi Indonesia dan PTFI berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kompetensi para kader pasca pelatihan melalui kunjungan lapangan berkala guna memastikan standar pelayanan tetap terjaga dengan baik.

Investasi pada sumber daya manusia khususnya kader kesehatan adalah langkah strategis yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi ketahanan kesehatan masyarakat di wilayah pesisir yang cukup terisolasi geografisnya.

Semoga semangat kolaborasi ini terus berlanjut dan menginspirasi banyak pihak untuk ikut berkontribusi dalam memajukan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah tanah Papua demi kesejahteraan rakyat yang lebih merata.

Masyarakat menyambut baik program ini dan berharap agar kegiatan serupa dapat diperluas jangkauannya ke wilayah lain yang juga memiliki tantangan akses kesehatan yang serupa dengan wilayah pesisir Mimika saat ini.

Dengan demikian kedaulatan kesehatan dapat benar-benar terwujud mulai dari tingkat kampung yang paling kecil melalui tangan-tangan terampil para kader posyandu yang telah mendapatkan pelatihan kapasitas secara profesional dan intensif.

Terkini