Sepatu

PeHa Produk Pembersih Sepatu UMKM Medan Jangkau Seluruh Indonesia

PeHa Produk Pembersih Sepatu UMKM Medan Jangkau Seluruh Indonesia
PeHa Produk Pembersih Sepatu UMKM Medan Jangkau Seluruh Indonesia

JAKARTA - Pasar produk perawatan barang pribadi di Indonesia kini kedatangan penantang serius dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Medan, Sumatera Utara. Melalui merek bernama PeHa, Suryadi Ilyas berhasil mengubah keresahan masyarakat modern akan kebersihan alas kaki menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Dengan mengandalkan konsep efisiensi tanpa bilas, produk rumahan ini sukses mendobrak batas geografis dan menjangkau konsumen dari Sabang sampai Merauke, membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing tinggi jika dibekali dengan inovasi yang tepat sasaran.

Kekuatan utama PeHa terletak pada kemampuannya menjawab tantangan gaya hidup perkotaan yang serba cepat. Produk ini hadir bukan sekadar sebagai sabun biasa, melainkan sebagai instrumen pendukung penampilan bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi namun tetap ingin tampil rapi di setiap kesempatan.

Kualitas Ritel dengan Harga yang Kompetitif

Keberhasilan PeHa menembus pasar nasional tidak lepas dari strategi harga yang sangat bersahabat bagi berbagai lapisan konsumen, mulai dari pembeli satuan hingga para pemain grosir. Surya, sapaan akrab Suryadi, menjelaskan PeHa adalah pembersih sepatu yang dikemas dalam botol 130 mililiter. Konsumen bisa membersihkan sepatunya, dengan menuangkan busa pembersih, lalu menyikat bagian yang kotor tanpa perlu dibilas air lagi.

Fleksibilitas harga menjadi kunci penetrasi pasar PeHa yang begitu masif. "Untuk di ritel, harga produk sabunnya saja mulai dari Rp 40.000-an. Nah, tapi kalau untuk grosir kami jual Rp 20.000 sampai Rp 25.000 tergantung kuantitasnya," ujar Surya ditemui dalam Meet The Market Road to InaBuyer 2026, Gedung Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan perawatan mendalam, PeHa juga menawarkan paket lengkap. Produk kit yang terdiri dari cairan pembersih, lap mikrofiber, dan sikat dijual dengan harga Rp 60.000.

Evolusi Kreatif: Dari Wartawan Menjadi Pengusaha Consumer Goods

Dibalik kesuksesan merek PeHa, terdapat narasi menarik tentang transformasi karier sang pemilik. Perjalanan kewirausahaan Surya sebenarnya telah dimulai sejak masa sekolah, namun baru menemukan bentuk terbaiknya setelah melewati berbagai pengalaman profesional. Surya mulanya tertarik dengan dunia usaha sejak duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). Ia sempat menjual sabun cuci piring yang diproduksi mandiri, tapi terhenti kala ia berkuliah.

Usai lulus kuliah, laki-laki berusia 32 tahun ini memilih bekerja sebagai wartawan di salah satu media televisi. Pekerjaan tersebut ia geluti hingga pandemi melanda. "Sampai setelah Covid, mungkin dunia lebih bergeser sudut pandangnya. Saya melihat apa yang pernah saya buat dulu, saya buka lagi memori, saya pernah bikin produk-produk consumer goods," jelas Surya. Berbekal memori dan keahlian riset yang ia miliki, ia memutuskan untuk kembali ke jalur wirausaha. "Akhirnya saya bikin produk yang lebih layak yang lebih bisa diterima masyarakat. Terwujudlah dengan adanya produk pembersih sepatu ini," tambah dia.

Identitas Ilmiah dan Filosofi "Pembersih Handal"

Pemberian nama PeHa ternyata memiliki akar yang unik, menggabungkan terminologi sains dengan persepsi positif dari penggunanya. Merek PeHa diambil dari istilah kimia “pH” yang berkaitan dengan tingkat keasaman atau penetralan. Seiring berjalannya waktu, pelanggan setianya justru memberikan makna baru yang sangat positif bagi merek tersebut. Menurut Surya, sejumlah pelanggan mengartikan PeHa sebagai singkatan dari Pembersih Handal.

Meskipun ia mengakui bahwa produk sejenis sudah banyak beredar, Surya tetap optimis bahwa orisinalitas kegunaan produknya akan tetap menjadi pilihan utama. "Sebelum ada produk-produk lain juga saya sudah terpikirkan cara praktis membersihkan sepatu, karena beberapa orang kan mungkin yang mobilitasnya tinggi, yang dia untuk menaruh di laundry juga belum sempat. Jadi dia itu bisa bawa ini ke mana-mana semacam mungkin semir, tapi ini bukan semir, lebih ke sabun pembersih sepatu yang praktis," papar dia.

Menjaga Kualitas Autentik dari Medan untuk Indonesia

Meskipun skalanya kini telah nasional, Surya tetap berkomitmen menjaga kualitas produknya dengan melakukan proses produksi secara mandiri. Produksinya pun masih sederhana, Surya membuat cairan pembersih sepatu dari rumahnya di Medan, Sumatera Utara. Kehadirannya di acara Meet The Market di Jakarta menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan ke sektor ritel yang lebih besar.

Melalui PeHa, Suryadi Ilyas telah menunjukkan bahwa UMKM daerah mampu berbicara banyak di kancah nasional. Dengan produk yang "lebih layak" dan pemahaman mendalam atas kebutuhan konsumen, PeHa bertransformasi dari sekadar cairan pembersih menjadi simbol kemandirian ekonomi kreatif asal Sumatera Utara. Kini, tantangan mobilitas tinggi bukan lagi hambatan bagi siapa pun untuk memiliki sepatu yang selalu bersih dan terawat setiap hari.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index