JAKARTA - Asosiasi pengembang perumahan di wilayah Sulawesi Selatan mematok target penyelesaian kontrak pembiayaan hunian dalam jumlah besar seiring dengan proyeksi pertumbuhan sektor properti menengah bawah.
Optimisme ini didorong oleh tingginya angka kebutuhan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang masih menjadi pangsa pasar utama bagi para pengembang di berbagai kabupaten dan kota saat ini.
Pihak asosiasi menyatakan bahwa sinergi dengan lembaga perbankan penyedia fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan akan terus diperkuat guna memastikan kelancaran proses administrasi bagi para calon debitur nantinya.
Berdasarkan laporan koordinasi pada Kamis 26 Februari 2026 penetapan target sebanyak 12 ribu unit akad kredit ini dinilai cukup realistis mengingat ketersediaan lahan serta stok rumah yang sudah siap huni.
Dukungan pemerintah dalam bentuk subsidi bunga serta kemudahan perizinan di tingkat daerah menjadi faktor kunci yang akan mengakselerasi pencapaian target pembangunan perumahan rakyat di tahun anggaran berjalan.
Para pengembang di Sulawesi Selatan kini mulai memacu pengerjaan proyek-proyek baru guna mengantisipasi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi pada kuartal kedua dan ketiga setiap tahun secara konsisten.
Strategi Pencapaian Target Akad KPR Secara Masif
Guna merealisasikan target belasan ribu akad kredit tersebut para pengembang yang tergabung dalam asosiasi mulai melakukan diversifikasi lokasi pembangunan ke wilayah penyangga pusat kota yang memiliki akses transportasi baik.
Penyebaran lokasi proyek ini bertujuan untuk memberikan variasi pilihan bagi masyarakat sehingga mereka dapat memiliki hunian yang dekat dengan tempat kerja namun tetap dengan harga yang sangat terjangkau sekali.
Kerja sama dengan perbankan nasional seperti Bank BTN dan bank pembangunan daerah terus diintensifkan guna menyosialisasikan berbagai kemudahan persyaratan bagi para pekerja sektor formal maupun sektor informal di daerah.
Inovasi digital dalam proses pengajuan kredit juga mulai diterapkan oleh banyak pengembang guna memangkas waktu tunggu verifikasi dokumen sehingga calon pembeli bisa segera menempati rumah impian mereka tanpa kendala.
Pihak Apersi Sulawesi Selatan meyakini bahwa dengan pelayanan yang cepat dan transparan minat masyarakat untuk mengambil fasilitas kredit pemilikan rumah akan tetap stabil meski di tengah dinamika ekonomi global.
Edukasi mengenai pentingnya memiliki aset properti sejak usia muda juga terus digalakkan melalui pameran-pameran perumahan rakyat yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di sektor industri properti dan perbankan nasional.
Optimisme Pertumbuhan Pasar Rumah Subsidi Daerah
Pasar rumah subsidi di Sulawesi Selatan dinilai memiliki daya tahan yang sangat kuat terhadap fluktuasi suku bunga karena adanya intervensi bantuan dari pemerintah pusat melalui skema pembiayaan yang tetap harganya.
Kebutuhan akan hunian layak bagi keluarga muda baru terus meningkat setiap tahunnya seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk serta perkembangan kawasan industri baru yang menyerap banyak tenaga kerja lokal di wilayah tersebut.
Para pengembang optimistis bahwa daya beli masyarakat tetap terjaga berkat adanya perbaikan kondisi ekonomi daerah yang didorong oleh sektor pertanian pertambangan serta jasa yang mulai bangkit kembali secara signifikan hari ini.
Kualitas bangunan rumah subsidi juga terus ditingkatkan sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan oleh kementerian pekerjaan umum guna menjamin keamanan serta kenyamanan bagi seluruh warga penghuni kompleks perumahan rakyat.
Tersedianya fasilitas umum seperti jaringan listrik air bersih serta akses jalan yang memadai di setiap lokasi proyek menjadi nilai tambah yang membuat rumah subsidi semakin diminati oleh calon pembeli.
Pihak asosiasi berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan pembangunan agar tidak ada kendala teknis yang menghambat proses penandatanganan akad kredit massal yang telah direncanakan sejak awal tahun anggaran ini.
Dukungan Regulasi Dan Kemudahan Perizinan Investasi
Pemerintah daerah diharapkan terus memberikan dukungan melalui penyederhanaan birokrasi perizinan pembangunan perumahan guna menekan biaya operasional para pengembang yang berdampak pada harga jual unit rumah kepada masyarakat luas.
Insentif berupa pengurangan pajak daerah tertentu bagi proyek perumahan bersubsidi akan sangat membantu para pelaku usaha dalam menjaga arus kas perusahaan di tengah kenaikan harga beberapa material bangunan saat ini.
Koordinasi antara asosiasi pengembang dengan dinas penanaman modal serta dinas tata ruang sangat diperlukan guna memastikan lokasi pembangunan sesuai dengan rencana tata ruang wilayah yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Informasi mengenai target 12 ribu akad KPR di Sulawesi Selatan ini disampaikan secara resmi pada Kamis 26 Februari 2026 sebagai panduan bagi para pelaku industri dan masyarakat calon pemilik rumah pertama.
Semoga dengan kerja sama yang solid antara pengembang perbankan dan pemerintah maka target besar ini dapat tercapai tepat waktu demi mengurangi angka kekurangan rumah di wilayah Sulawesi Selatan secara menyeluruh.
Ketahanan sektor properti akan menjadi pilar penting bagi pertumbuhan ekonomi wilayah serta menciptakan lapangan kerja baru bagi para tukang bangunan dan pengusaha material di sekitar lokasi proyek perumahan rakyat.
Harapan Kemandirian Ekonomi Melalui Kepemilikan Hunian
Memiliki rumah pribadi merupakan langkah awal menuju kemandirian ekonomi bagi setiap keluarga karena rumah dapat berfungsi sebagai aset produktif sekaligus tempat berlindung yang aman bagi seluruh anggota keluarga tercinta.
Asosiasi akan terus melakukan pendampingan bagi para pengembang kecil dan menengah agar tetap konsisten dalam memproduksi hunian berkualitas tinggi namun tetap mengikuti regulasi harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Konektivitas antara perumahan dengan pusat ekonomi baru diharapkan dapat tercipta secara alami seiring dengan selesainya pembangunan ribuan unit rumah yang tersebar di berbagai wilayah strategis di Sulawesi Selatan tersebut.
Mari kita dukung program sejuta rumah dengan menjadi konsumen yang cerdas serta memanfaatkan setiap fasilitas subsidi yang telah disediakan oleh negara guna meningkatkan kesejahteraan hidup seluruh rakyat Indonesia.
Sinergi yang harmonis antara semua pihak akan menjadikan Sulawesi Selatan sebagai barometer kesuksesan pembangunan perumahan rakyat di kawasan timur Indonesia dengan capaian angka akad kredit yang sangat luar biasa besar.
Pemerintah berjanji akan terus memantau perkembangan industri properti daerah guna memberikan solusi tercepat terhadap setiap kendala yang muncul di lapangan demi kepentingan masyarakat luas yang membutuhkan tempat tinggal layak.