Pertagas Perkuat Pasokan Gas Bumi Untuk KEK Sei Mangkei

Selasa, 10 Februari 2026 | 11:51:44 WIB
Pertagas Perkuat Pasokan Gas Bumi Untuk KEK Sei Mangkei

JAKARTA - Pasokan energi yang andal menjadi kunci utama bagi kawasan industri yang terus tumbuh. Di Sumatra Utara, Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei kini mendapat dukungan penting melalui penguatan distribusi gas bumi. 

Langkah ini diharapkan tidak hanya menopang operasional industri, tetapi juga mendorong efisiensi energi dan penurunan emisi di sektor manufaktur nasional. 

Melalui pengembangan jaringan pipa dan perluasan layanan, gas bumi semakin diposisikan sebagai sumber energi strategis bagi industri berbasis kimia dan oleochemical di kawasan tersebut.

Penguatan Pasokan Gas Untuk Kawasan Industri Strategis

PT Pertamina Gas atau Pertagas bersama anak usahanya, PT Pertagas Niaga, merealisasikan penyaluran gas bumi ke Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Sumatra Utara. 

Distribusi gas ini dilakukan melalui jaringan pipa gas yang terhubung langsung dengan ruas transmisi Arun Belawan. Untuk memastikan pasokan dapat menjangkau kawasan industri secara optimal, Pertagas juga membangun tambahan pipa distribusi atau extension sebagai penguatan infrastruktur penyaluran gas bumi.

Gas bumi tersebut disalurkan untuk mendukung kebutuhan operasional PT Evyap Sabun Indonesia, perusahaan yang bergerak di sektor oleochemical. 

Penyaluran dilakukan secara bertahap hingga mencapai volume 3.800 MMBTUD. Kehadiran pasokan gas ini dinilai krusial bagi industri yang membutuhkan energi stabil, efisien, dan berkelanjutan dalam proses produksinya. Dengan infrastruktur yang terintegrasi, kawasan industri diharapkan mampu beroperasi lebih optimal serta meningkatkan daya saing produk di pasar domestik maupun global.

Dukungan Pertagas Terhadap Industri Oleochemical

President Director PT Pertagas Niaga, Toto Yulianto, menegaskan bahwa penyaluran gas bumi ke KEK Sei Mangkei merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas pemanfaatan gas bumi di sektor industri. Menurutnya, gas bumi memiliki peran penting dalam meningkatkan keandalan pasokan energi di kawasan industri strategis.

“Penyaluran gas bumi di KEK Sei Mangkei diharapkan meningkatkan keandalan pasokan energi di kawasan industri strategis sekaligus memperkuat daya saing industri hilir berbasis kimia dan oleochemical,” kata Toto.

Ia menambahkan, penggunaan gas bumi juga sejalan dengan upaya meningkatkan efisiensi operasional industri. Selain itu, gas bumi dinilai mampu membantu pelaku industri menekan emisi dibandingkan sumber energi fosil lainnya. 

Dengan karakteristik yang lebih bersih, gas bumi menjadi solusi energi transisi yang relevan bagi industri nasional yang tengah beradaptasi dengan tuntutan keberlanjutan.

“Kami percaya pemanfaatan gas bumi dapat membantu industri oleochemical tumbuh lebih efisien sekaligus mendukung target dekarbonisasi industri nasional,” ujar Toto.

Peran Infrastruktur Pipa Dalam Transisi Energi

Dari sisi infrastruktur, Corporate Secretary PT Pertamina Gas, Sulthani Adil Mangatur, menjelaskan bahwa jaringan pipa Arun Belawan menjadi tulang punggung penyaluran gas ke wilayah Sumatra Utara, termasuk KEK Sei Mangkei. 

Menurutnya, pengembangan jaringan pipa merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan energi industri di kawasan tersebut.

Penambahan pipa extension ke KEK Sei Mangkei dilakukan guna mengakomodasi peningkatan permintaan gas bumi seiring berkembangnya aktivitas industri. Infrastruktur ini dirancang untuk memastikan penyaluran gas berlangsung aman, andal, dan berkesinambungan.

“Pengembangan dan pengoperasian infrastruktur pipa gas ini menjadi bagian dari penguatan jaringan gas bumi nasional sekaligus mendukung transisi energi,” ujar Sulthani.

Ia menilai pemanfaatan gas bumi dapat membantu industri menekan emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi biaya produksi. Hal ini menjadi semakin relevan bagi kawasan industri yang berkembang pesat seperti KEK Sei Mangkei, yang membutuhkan pasokan energi besar namun tetap ramah lingkungan. 

Infrastruktur pipa gas yang terintegrasi juga dinilai mampu mendorong iklim investasi yang lebih kompetitif di kawasan industri.

Pertumbuhan Pemanfaatan Gas Bumi Nasional

Penguatan distribusi gas ke KEK Sei Mangkei sejalan dengan tren peningkatan pemanfaatan gas bumi di tingkat nasional. Sepanjang 2025, volume transmisi gas pada jaringan yang dikelola Pertagas tercatat melampaui 1.500 MMSCFD. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan industri terhadap gas bumi sebagai sumber energi utama. Berbagai sektor industri mulai beralih atau memperkuat penggunaan gas bumi karena dinilai lebih efisien, stabil, dan mendukung upaya penurunan emisi karbon. Selain itu, ketersediaan infrastruktur pipa yang semakin luas turut mendorong peningkatan konsumsi gas di kawasan industri strategis.

Dengan terus dikembangkannya jaringan gas bumi nasional, Pertagas berupaya memastikan bahwa kebutuhan energi industri dapat terpenuhi secara berkelanjutan. 

Penyaluran gas ke KEK Sei Mangkei menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara pengembangan infrastruktur dan kebutuhan industri dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional.

Terkini