Vaksinasi PMK

Vaksinasi PMK di Jepara untuk Lindungi Hewan Ternak Jelang Ramadan

Vaksinasi PMK di Jepara untuk Lindungi Hewan Ternak Jelang Ramadan
Vaksinasi PMK di Jepara untuk Lindungi Hewan Ternak Jelang Ramadan

JAKARTA - Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menerima bantuan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sebanyak 3.000 dosis. 

Vaksin ini disalurkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat, sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit yang dapat menyerang hewan ternak. 

Plt Kabid Peternakan DKPP Jepara, Raditya Dwi Pridyastanto, menyampaikan bahwa meskipun pihaknya mengajukan permintaan sebanyak 9.000 dosis vaksin, hanya 3.000 dosis yang disetujui pada tahap pertama, yang diterima pada tanggal 29 Januari 2026.

Menurut Radit, vaksin yang diterima pada tahap pertama ini nantinya akan disalurkan kepada peternak di berbagai wilayah Jepara, khususnya di daerah yang memiliki populasi ternak tinggi. 

Meskipun vaksin sudah diterima, proses aplikasinya tidak dapat segera dilakukan, mengingat pihak DKPP masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Pertanian. 

Sosialisasi mengenai Juknis ini baru dilakukan pada hari Jumat yang lalu, dan Radit menambahkan bahwa tim DKPP tengah melakukan rapat koordinasi untuk menyusun rencana pelaksanaan vaksinasi PMK.

Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku di Jepara

Hingga akhir Januari 2026, tercatat sebanyak 39 hewan ternak di lima kecamatan di Kabupaten Jepara terindikasi terjangkit PMK. Menurut data yang disampaikan oleh Radit, Kecamatan Bangsri menjadi wilayah dengan jumlah ternak terbanyak yang terinfeksi, yakni 22 ekor ternak. 

Selain itu, ada 3 ternak yang terindikasi PMK di Kecamatan Batealit, 9 ternak di Kecamatan Kembang, 4 ternak di Kecamatan Mayong, dan 1 ternak di Kecamatan Tahunan.

Dari 39 hewan ternak yang terjangkit PMK tersebut, dua ekor sudah dinyatakan mati, yang berada di Kecamatan Pecangaan. Penyakit mulut dan kuku adalah penyakit menular yang sangat berbahaya bagi hewan ternak, seperti sapi, kambing, dan domba, dan dapat menyebabkan kerugian besar bagi para peternak.

Strategi Penyuntikan Vaksin PMK di Setiap Desa

Pemerintah Kabupaten Jepara berkomitmen untuk segera melaksanakan vaksinasi pada hewan ternak guna menghindari penyebaran PMK menjelang Ramadan. 

Rencana vaksinasi ini akan melibatkan tim kesehatan hewan yang akan terjun langsung ke desa-desa. Radit menyatakan bahwa prioritas vaksinasi akan diberikan kepada daerah dengan populasi ternak yang tinggi, yang berpotensi menjadi episentrum penyebaran PMK.

Namun, meskipun vaksin telah diterima, DKPP Jepara masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Pertanian untuk memastikan bahwa setiap prosedur pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Setelah sosialisasi Juknis, proses vaksinasi akan segera dilakukan dengan melibatkan petugas kesehatan hewan yang berkompeten di setiap wilayah.

Harapan untuk Menekan Penyebaran PMK di Jelang Ramadan

Vaksinasi PMK ini diharapkan dapat membantu menekan penyebaran penyakit yang telah meresahkan para peternak di Jepara. Menurut Radit, vaksinasi tidak hanya dilakukan sebagai respons terhadap wabah yang sudah terjadi, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk melindungi hewan ternak lainnya, terutama menjelang Ramadan. 

Sebab, pada masa tersebut, permintaan terhadap hewan ternak seperti sapi dan kambing biasanya meningkat, baik untuk kebutuhan konsumsi masyarakat maupun untuk keperluan tradisi tertentu.

Dengan vaksinasi yang tepat dan tepat waktu, diharapkan wabah PMK yang sempat menginfeksi hewan ternak di beberapa kecamatan ini dapat terkendali, sehingga para peternak tidak lagi merugi akibat kematian ternak dan kerugian ekonomi lainnya. 

Selain itu, program vaksinasi ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan ketahanan pangan, khususnya bagi masyarakat yang bergantung pada hewan ternak sebagai sumber penghasilan utama mereka.

Menjaga Keamanan Hewan Ternak untuk Kesejahteraan Peternak

Upaya vaksinasi PMK ini juga menandakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan para peternak di Jepara. PMK memang dikenal sebagai penyakit yang dapat menyebabkan kerugian besar, baik dari segi produksi daging maupun susu, yang menjadi sumber pangan penting bagi masyarakat. 

Oleh karena itu, langkah-langkah preventif seperti vaksinasi sangat penting dilakukan untuk melindungi hewan ternak dari ancaman penyakit tersebut, sekaligus mencegah kerugian ekonomi yang lebih besar.

Penerimaan vaksin PMK ini juga mengindikasikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, peternak, dan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi tantangan kesehatan hewan, yang pada gilirannya akan mendukung ketahanan pangan nasional. 

Harapannya, dengan vaksinasi yang tepat dan tepat waktu, wabah PMK ini dapat terkendali, sehingga peternak dapat merayakan Ramadan dengan rasa aman dan tenang.

Vaksinasi PMK Jadi Upaya Penting dalam Menjaga Kesehatan Hewan Ternak

Jepara, yang memiliki banyak peternak yang menggantungkan hidupnya pada hewan ternak, kini memulai langkah penting untuk menjaga kesehatan hewan-hewan ternak menjelang Ramadan. 

Dengan alokasi vaksin PMK yang diterima, pemerintah Kabupaten Jepara menunjukkan komitmen serius dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut. 

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kerugian yang timbul dari penyebaran penyakit serta memastikan kesejahteraan peternak tetap terjaga.

 Ke depannya, diharapkan vaksinasi ini dapat diterapkan secara lebih luas, dengan memperhatikan kebutuhan dan prioritas berdasarkan tingkat kerawanan di setiap kecamatan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index